Studio — Sejak 2014
Kami percaya ruang yang baik tidak berteriak. Ia mengundang Anda untuk diam.
Filosofi
Folka bukan firma yang mengejar gaya terbaru. Kami tertarik pada hal yang lebih sulit: ruang yang masih terasa benar sepuluh tahun dari sekarang.
Setiap proyek kami mulai dari pertanyaan, bukan jawaban. Bukan"gaya apa yang Anda mau?" melainkan "hidup seperti apa yang ingin Anda jalani di sini?" Dari sana, material, cahaya, dan proporsi menemukan tempatnya sendiri.
Kami memperlakukan cahaya sebagai material — sama nyatanya dengan batu atau kayu. Kami memperlakukan keheningan sebagai keputusan desain. Dan kami memperlakukan ruang kosong bukan sebagai sesuatu yang harus diisi, melainkan sesuatu yang harus dijaga.
Hasilnya bukan ruang yang Anda pamerkan. Melainkan ruang yang membuat Anda ingin pulang lebih awal.

Di Balik Studio
“Saya tidak mendesain rumah. Saya mendesain cara seseorang merasa saat membuka pintunya.”
Saya mendirikan Folka karena lelah melihat ruang indah yang terasa kosong. Bagi saya, desain interior bukan soal mengisi ruang dengan barang bagus — ia soal menyusun suasana yang hanya bisa dirasakan, tak bisa difoto sepenuhnya. Setiap proyek saya perlakukan seperti potret: pribadi, sabar, dan jujur.
Raras Anindita — Pendiri & Direktur Kreatif
Cara Kerja
Empat langkah, satu obsesi.
- 01
Percakapan
Sebelum mengukur ruang, kami mengukur Anda. Bagaimana Anda hidup, apa yang Anda hindari, dan suasana apa yang membuat Anda merasa pulang.
- 02
Konsep
Sebuah arah yang tegas: moodboard sinematik, palet material, dan satu gagasan besar yang akan memandu setiap keputusan kecil.
- 03
Perancangan
Denah, visual 3D, dan desain kustom hingga ke gagang pintu. Kami merancang detail yang tak akan Anda sadari — sampai ia hilang.
- 04
Realisasi
Kami berada di lapangan, mengawasi setiap sambungan dan bayangan, hingga ruang itu siap menerima kehidupan Anda.